Beranda blog Halaman 1391

Satu Warga Desa Laru Pasar yang Diduga Hanyut di Sungai Batang Gadis Akhirnya Ditemukan

0

Madina, JournalisNews.com – Informasi terkini yang diterima oleh awak media ini, bahwa satu warga Desa Laru Pasar yang diduga hanyut di Sungai Batang Gadis akhirnya telah berhasil ditemukan.
Kejadian tersebut berawal saat di Desa Laru Pasar Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara ada seorang warga yang diduga hanyut di sungai Batang Gadis Desa Laru Pasar pada Senin (17/5/2021) sekitar pukul 09.30 Wib.
Informasi yang dilansir awak media online JournalisNews.com dari keterangan Kades Desa Laru Pasar Hendry, Sabtu (22/5/2021), bahwa seorang warganya yang bernama Abdul Hadi (61) diduga telah hanyut di Aek Batang Gadis Laru Pasar.
Menurut keterangan saksi mata seorang penjala alias pemancing ikan yang sedang berada di Aek Batang Gadis Laru Pasar, dirinya yang terakhir melihat korban Abdul Hadi sedang mengikat kayu kopi di pinggir Sungai Batang Gadis Laru Pasar pada saat itu kondisi sungai sedang pasang.

 

Setelah habis itu sampai sekarang korban Abdul Hadi tidak diketahui keberadaannya sampai sekarang dikuti dari keterangan seorang penjala pemancing ikan di pinggir sungai  warga memperkirakan korban Abdul Hadi hanyut terbawa arus sungai. 
Lanjut kades bersama warga sedang berusaha mencari korban Abdul Hadi di aliran Sungai Batang Gadis Laru Pasar, namun saat itu masih belum juga ditemukan. Kades Laru Pasar mengharapkan kepada masyarakat warga Kab. Madina yang berdekatan di aliran Sungai Batang Gadis supaya dapat mambantu mencari atau menginformasikan secepatnya keberadaan korban Abdul Hadi yang hanyut di Sungai Batang Gadis Desa Laru Pasar. (Abd Hakim)

Pemkab Bersama TNI – Polri Akan Tindak Tegas Pedagang Berjualan di Luar TPI Tanjung Tiram

0

Batu Bara, JournalisNews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara bersama dengan TNI dan Polri gelar Rapat Koordinasi dalam Rangka Sinkronisasi Langkah Penertiban Pasar Tradisional dan Pasar Ikan Tanjung Tiram, di Aula Rumah Dinas Bupati. Sabtu, (22/05/2021)
Turut hadir Bupati Batu Bara Ir. H.Zahir, M.Ap, Asisten II Drs. Sahala Nainggolan, Kapolres Batu Bara diwakili Wakapolres Kompol Rudi Chandra, Danramil Tanjung Tiram, Kasat Pol PP, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perhubungan, Kadis Perindag, Kadis Koperasi dan UMKM, dan Kapolsek Labuhan Ruku.
Dalam sambutan Bupati menyampaikan, digelarnya rapat koordinasi antara pihak Pemerintah Kabupaten Batu Bara dengan TNI dan Polri, bertujuan untuk, menyelesaikan permasalahan penertiban pasar tradisional dan pasar ikan yang berada di Tanjung Tiram. 
Permasalahan ini terjadi akibat para pedagang yang masih saja membandel untuk dipindahkan ke lokasi pasar yang telah disediakan. Hal ini mengakibatkan terganggunya ketertiban umum. Jelas Bupati. Hal tersebut disambut, Wakapolres Kompol Rudi Chandra memgatakan,”kami dari pihak Polri siap untuk melaksanakan penertiban di Pasar Tradisional dan Pasar Ikan di Tanjung Tiram.
Pelaksanaan penertiban Pasar Ikan dan Pasar Tradisional Tanjung Tiram akan dilakukan dengan cara sosialisasi kepada para pedagang yang masih belum mau dipindahkan ke lokasi yang telah ditentukan. Jika nantinya para pedagang tidak mau ditertibkan, maka akan diberlakukan tindakan sesuai dengan hukum yang berlaku. Ujarnya. (Dani)

Yonmarhanlan I Mengikuti Mobile Training Team Jajaran Intelijen Kogabwihal I

0


Medan, JournalisNews.com –
Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I diwakili Pjs. Pasintel dan Ur Intel I Yonmarhanlan I mengikuti kegiatan Mobile Training Team (MTT) Jajaran Intelijen Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Tahun 2021 di Hotel Danau Toba, Medan Sumatera Utara,Kamis (20/5/2021). 

Kegiatan Mobile Training Team (MTT) Jajaran Intelijen Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia (BAIS TNI) dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Intelijen guna deteksi dini dan cegah dini potensi ancaman dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. 
Kegiatan yang diisi dengan Paparan, penyampaian teori dan praktek ini dilaksanakan dalam dua hari dan diikuti oleh peserta perwakilan dari Komunitas Intelijen TNI AD, AL dan AU serta perwakilan Satgas BAIS TNI. Hadir dalam kegiatan tersebut  Direktur B Bais TNI Brigjend TNI Roni Pasaribu mewakili Ka Bais TNI, Asintel Kogabwilhan I, Asintel Kodam I/BB, Asintel Danlantamal I, Asintel Kosekhanudnas III dan Danden Intel Kodam I/BB, Dantim Intel Lantamal I,  Para Pasi Intel Jajaran TNI AD, AL dan AU di Sumut.
(Abd Halil/BA Intel Yonmarhanlan)

Prajurit Yonmarhanlan I ikut Serta Apel Persiapan Ops Yustisi Dan PAM Antisipasi Tawuran

0


Belawan, JournalisNews.com –
Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) I Letkol Marinir Farick, M.Tr.Opsla bersama Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pelabuhan Belawan AKBP Dr.Mhd R.Dayan,SH,MH pimpin apel persiapan Operasi Yustisi 2021 terkait protokol kesehatan Covid -19 sekaligus pengamanan antisipasi tawuran didepan Pelabuhan Bandar Deli Belawan Jalan Stasiun Belawan,Kamis (20/5/2021) malam.

Dalam arahannya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP R.Dayan mengatakan Operasi Yustisi yang dilaksanakan Tim gabungan dari unsur FKPD Kota Medan khususnya Yonmarhanlan I dan Polres Pelabuhan Belawan, Pemerintah Kecamatan Medan Belawan dalam rangka memastikan protokol kesehatan ditegakkan di ruang publik khususnya Medan Belawan karena semakin meningkatnya warga yang positif Covid-19. Operasi diawali dengan apel gabungan di depan Pelabuhan Bandar deli Belawan 
Sementara itu,dalam arahannya Danyonmarhanlan I Letkol Marinir Farick menyampaikan bahwa Operasi Yustisi ini sangat penting dalam rangka memutus penyebaran covid-19 yang terus meningkat terutama setelah masyarakat selesai melaksanakan peringatan Idul Fitri 1442H/2021M . Apel juga sebagai bentuk kesiapan dalam rangka antisipasi  tawuran antar warga yang belakangan ini sering terjadi di Wilayah Belawan. 
“Yonmarhanlan I akan selalu siap bersinergi bersama Polres Pelabuhan Belawan serta instansi lainnya dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban Masyarakat di wilayah Belawan” pungkas Letkol Marinir farick,M.Tr.Opsla. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan, Danyonmarhanlan I Letkol Marinir Farick,M.Tr.Opsla, Kapolsek Medan Belawan Kompol Daniel Jefri Naibaho, Pasiops Yonmarhanlan I Mayor Mar S.M.S Sitepu,  Pju Polres Pelabuhan, Kecamatan, Lurah dan Kepling wilayah Belawan.
(Abd Halil/BA Intel Yonmarhanlan I)

Empat Tersangka Ditetapkan Dalam Jual Beli Vaksin Covid 19 Oleh Poldasu

0


Medan, JournalisNews.com –
Polda Sumut menetapkan sebanyak 4 orang tersangka dalam kasus dugaan jual-beli vaksin Covid-19 secara ilegal di Medan. Ke-4 nya adalah SW selaku pemberi suap, IW dokter di Lapas Tanjung Gusta dan KS dokter di Dinkes Sumut selaku penerima suap, serta SH staf di Dinkes Sumut.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, menyampaikan, pengungkapan ini bermula dari informasi yang mereka terima tentang adanya jual beli vaksin Covid-19 di masyarakat. Di mana vaksinasi dilakukan dengan imbalan tertentu kepada kelompok masyarakat yang seharusnya belum menerima.
“Karenanya Polda Sumut secara terpadu melakukan penyelidikan, dan pada Selasa (18/5/2021) tim menemukan adanya kegiatan vaksin di sebuah perumahan,” ungkapnya saat memberikan keterangan pers di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Jumat (21/5/2021).

Panca menjelaskan, pemberian vaksin tersebut dikoordinir oleh SW yang merupakan agen properti yang bekerjasama dengan IW dan KS. Sebelumnya, kepada penerima vaksin diminta biaya berupa uang sebesar Rp250 ribu.

Selanjutnya Panca menerangkan, dari pendalaman dan pemeriksaan yang dilakukan, modus operandinya SW melakukan koordinasi dengan IW dan KS. Seharusnya kata Kapolda, vaksin tersebut diberikan kepada petugas publik dan napi di Lapas Tanjung Gusta. “Tetapi vaksin itu diberikan kepada masyarakat yang membayar,” jelasnya.

Sedangkan total uang yang sudah mereka terima selama 15 kali vaksinasi tersebut, kata Panca mencapai sebesar Rp 271.250.000. Lalu fee yang diberikan kepada SW dari hasil kegiatan tersebut sebesar Rp 32.550.000.Sementara sisanya sebesar Rp 32.550.000 diterima tersangka SW.

“Karena dalam kesepatannya dari uang yang diterima dari masyarakat sebesar Rp 250.000/orang,tersangka SW menerima fee sebesar Rp 30.000,sedang Rp 220.000 diterima tersangka IW,”kata Kapoldasu.
Oleh karena itu, terhadap SW selaku pemberi suap, dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b dan/atau Pasal 13 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999.
Kemudian untuk IW dan KS selaku penerima suap, dikenakan pasal 12 huruf a dan b dan/atau Pasal 5 ayat 2 dan/atau Pasal 11 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001.
Selanjutnya dijuntokan dengan Pasal 64 ayat 1 KUHP serta Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.
Sementara itu terhadap tersangka SH, Panca mengatakan, berperan memberikan vaksin kepada IW tanpa melewati prosedur yang seharusnya. Kepadanya akan dikenakan Pasal 372 dan 374 KUHP yang bila memungkinkan akan dijerat dengan pasal tindak korupsi.
“Barang bukti yang kita sita ada 13 botol vaksin sinovac, di mana 4 botol sudah kosong. Saat ini sisanya kita amankan untuk menjaga kualitas agar dapat digunakan kembali kepada yang berhak,” tandasnya. Dalam kesempatan yang sama SW mengaku awalnya teman-temannya mencari dirinya untuk mendapatkan vaksin, sehingga dia menjembataninya.
 “Setelah itu teman-teman mengumpulkan dana, baru saya serahkan kepada dokter baik tunai dan non tunai. Lalu diberikan kepada saya uang minyak dan capek, tapi saya tidak minta,” katanya. Begitu juga IW membenarkan dirinya menerima aliran dana. Vaksin itu didapatkan dari Dinas Kesehatan langsung menghadap SH.
(Qadri)

Dansatgas Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto: Lau Kawar Bukan Objek Wisata

0

Karo, JournalisNews.com – Di tengah pandemi Covid-19, Dandim  0205/TK Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto kembali menekankan, agar tetap mematuhi zona – zona bahaya dari Gunung Api Sinabung dan Patuhi protokol kesehatan dan juga tidak memasuki zona merah Sinabung kususnya Danau Lau Kawar dan Aliran Sungai Lau Borus.
Sampai detik ini Gunung Sinabung masih berstatus siaga. Untuk itu, baik warga maupun tamu wisata dilarang memasuki zona-zona bahaya yang ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pemerintah. Semua kawasan zona merah tersebut telah dibuat portal maupun spanduk tulisan tanda dilarang masuk.
Himbauan ini disampaikan Ketua Dansatgas Tanggap Darurat Sinabung Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto kepada wartawan , Jumat (21/05/2021) di ruang kerjanya,”dengan ini saya menyatakan agar masyarakat disekitar lereng Sinabung dan para wisata, maupun setiap orang supaya dilarang keras memasuki kawasan zona merah kususnya ke Danau Lau Kawar,  danau Lau Kawar tersebut bukan tempat objek wisata.
Sebab, potensi terjadinya erupsi dan guguran awan panas masih sangat tinggi, selanjutnya informasi terkait aktivitas Sinabung harus di dapat dari unsur pemerintah yang dapat dipertanggung jawabkan.  Dandim 0205/TK Letkol Kav YuliEeko Hadyanto meminta kepada media massa agar di sebarluaskan guna diketahui masyarakat, pencinta alam dan wisatawan.
Terpisah, Kepala Pusat Vulkanologi Gunung Sinabung Armen Putra menyatakan, terus membesarnya kubah lava tersebut, ditambah juga dengan tekanan magma dari dalam perut gunung. “Selagi kubah lava masih ada jadi potensi guguran dan awan panas masih tinggi. Untuk tekanan dan jarak luncur masih terus fluktuatif tergantung dari dorongan,” kata Armen menjawab wartawan. 
Sampai saat ini, lanjutnya, aktivitas gunung terpantau masih terus mengeluarkan material abu vulkanik dan dapat berubah sewaktu-waktu bahkan beberapa hari lalu sempat juga tertutup abu vulkanik di beberapa desa yang berada di Kecamatan Namanteran. 
Dikatakan, berdasarkan data sementara tersebut, maka status Gunung Api Sinabung masih ditetapkan pada level 3, dapat berubah tergantung suplai magma di dalam perut gunung. Atas itu, ia mengimbau, masyarakat atau pengunjung tetap menjauhi kawasan zona merah, radius 3 kilometer dari puncak gunung.
“Kemudian radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan radius 4 kilometer untuk sektor timur-utara,” tegas Armen. Artinya, demi keselamatan warga, zona-zona bahaya itu harus steril dari segala aktivitas,”ujarnya. (Charles Sitanggang)

Pemkab Karo Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Sumut

0

Karo, JournalisNews.com – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Medan, Jumat (21/5/2021). 
Dalam penyerahan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020  ini, Pemerintah Kabupaten Karo kembali mendapat penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Pemeriksaan keuangan ini bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai, apakah laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia atau basis akuntansi komprehensif, selain prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Eydu Oktain Panjaitan mengapresiasi Kabupaten Karo atas ketepatan waktu dalam menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020.  
“Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mengapresiasi Kabupaten Karo yang telah melaporkan dan menyerahkan hasil laporan keuangan dengan tepat waktu dan sudah sesuai dengan Standar Akuntasi Pemerintahan (SAP), serta atas kepatuhan Kabupaten Karo terhadap perundang-undangan dalam rangka keefektifan Sistem Pengendalian Intern (SPI).” Ungkap Eydu Oktain Panjaitan. 
Bupati Karo Cory S Sebayang juga menyampaikan rasa bangga dan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Karo, serta atas kerja keras setiap pihak yang terkait sehingga Kabupaten Karo mendapatkan banyak pelajaran dan kekurangan tahun lalu dapat diperbaiki. “Harapan saya agar Kabupaten Karo masih tetap mendapat bimbingan dan pengarahan kedepannya, agar kiranya tahun depan Kabupaten Karo kembali meraih penghargaan ini lagi,”ungkap Bupati Karo.

Acara Penyerahan Laporan hasil pemeriksaan atas LKPD Tahun Anggaran 2020 ini dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dengan mencuci tangan/hand sanitizer, memakai masker serta menjaga jarak dan bagi tamu dari daerah harus menunjukan hasil Swab Anti Gen Non Reaktif.
Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Tarigan, Sekretaris Daerah Kab. Karo Drs. Kamperas Terkelin Purba, M.Si, Asisten Administrasi Umum Mulianta Tarigan, S.Sos Sekretaris Dewan Kab. Karo Petrus Ginting, S.Sos, Inspektur Kabupaten Karo Philimon Arjuna Sembiring Brahmana, SH, Kepala BPKPAD Andreasta Tarigan, AP, M.Si, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Kab. Karo Hotman Brahmana, SP dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kab. Karo Frans Leonardo Surbakti, S.STP. (Charles Sitanggang)

Beri Bantuan Bersama KSJ, Kapolres dan Istri Kunjungi Kampung Paling Terisolir

0

Batu Bara, JournalisNews.com – Desa Gunung Rante adalah salah satu desa paling terdalam berada di wilayah barat daya mendekati perbatasan antara Asahan dan Kabupaten  Batu Bara. Kampung yang berada di tengah Perkebunan PT. Buana Sawit Indah ini bermukim sebanyak 800 Kepala Keluarga yang mayoritas bersuku Batak dan hampir seluruh kampung yang ada di desa tersebut beragama Kristen. 
Tercatat sebanyak 122 janda, yatim dan kaum dhuafa membutuhkan uluran tangan para dermawan dan sangat miskin, membuat sosok pendiri dan pembina Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) ini beranjak dan melakukan ekspedisi bantuan pada ke desa tersebut bersama dengan istri dan para relawan KSJ beserta para pejabat utama Polres Batu Bara pada Jumat (21/5/2021).
Sesampai di Desa Gunung Rantai Kapolres dan rombongan KSJ serta para relawan disambut meria dengan tarian khas Batak yang langsung memakaikan ulos kepada Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH MH beserta istri Dr. Henny S.Pd MPd diiringi musik khas tarian tor tor. 
Kapolres yang didampingi Ketua KSJ pusat Saharudin SE, serta Ketua KSJ Batu Bara Rijal Syahreza SE beserta pejabat utamanya menjelaskan,”memang kami baru yang pertama kali ke daerah Gunung Rantai ini, namun kami sering bersosialisasi kepada sosok kepala desa agar juga ikut berkiprah melakukan bantuan sedekah kepada masyarakat sekitar disana ungkap sang pejuang dhuafa ini, 
Lanjut dikatakannya,”memang saya akui, walau terkesan jauh dan masuk ke pedalaman paling terisolir saya merasa puas dan terharu  atas sambutan saudara saudara kita disana , sambutan yang sanagat bersahabat dan penuh persaudaraan bagi mereka dan kami khususnya para relawan KSJ. Rasa haru INI Takan terlupakan untuk kami semua,”ungkap sosok pejuang dhuafa.

Sementara Ibu Siregar (57) asli warga Desa Gunung Rantai mengutarakan rasa trrimakasihnya sambi menangis di hadapan para hadirin yang ada di tempat pertemuan tersebut mengatakan,”saya orang yang tak punya apa apa, dan kami hanya berharap dari hasil berkebun, suami saya sudah tidak ada dan bagai mana dengan kehidupan saya, namun kami mempunyai sosok pemimpin yang sanagat terkenal sebagai pejuang kaum miskin, walau tak seberapa yang kami dapat dari beliau ini tapi kami merasa semangat itu bangkit dan akan terus berjuang serta terus akan berusaha untuk tegar menjalani semua ini.
Kami hanya ingin bertemu kepada sosok idola kami, yang saat ini ada di hadapan kami, dapat membantu bukan hanya materi namun semangat bagi kami warga yang miskin seperti kami ini. Ada harapan perpanjangan suara kami melalui bapak sang pejuang kaum dhuafa, sambil menangis dan merasa berterimakasi atas kedatangan dan bantuan yang diberikan kepada warga dari KSJ dan sosok sang pejuang dhuafa. (Dani)

Kampung Sedekah Kabupaten Batu Bara Sudah Lounching

0

Batu Bara, JournalisNews.com – Kapolres Batu Bara laksanakan launching Kampung Sedekah Anak Yatim dan Dhuafa Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Batu Bara, bertempat di Pendopo Agung Masjid Al – Ikhwan Desa Petatal, Kec. Talawi, Kab. Batu Bara. Jum’at (21/5/2021).
Dalam sambutannya Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH, selaku Pendiri dan Dewan Pembina Utama KSJ, mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur KSJ yang telah menyumbangkan dana untuk bersama-sama membantu kaum dhuafa. KSJ bersedekah bukan hanya untuk anak yatim yang beragama Islam saja namun untuk anak yatim seluruh agama. Ungkap Pendiri KSJ.
Dijelaskan Kapolres sekarang ini Kampung Sedekah sudah ada di 3 (tiga) daerah yaitu Batu Bara, Siantar dan Sibolga, semoga dapat dilaksanakan di seluruh daerah. Harapnya. Dalam kesempatan itu juga menghimbau kepada masyarakat aga tetap patuhi Protokol Kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Turut hadir dalam kegiatan Lounching kampung sedekah anak yatim dan kaum dhuafa itu DR. Hj. Ny. Henny Ikhwan, S.Pd., M.Pd, selaku Ketua Dewan Pembina Kartini (KSJ), Wakapolres Batu Bara Kompol Rudy Chandra S.H., M.M.
Kabag Ops Polres Batu Bara Kompol Hendi Nupia Dinka Barus, S.H SIK, para PJU Polres Batu Bara, Kadis Peternakan dan Perkebunan Kab. Batu Bara M. Ridwan, Ketua Umum KSJ Pusat Saharuddin, Ketua KSJ Kab. Batu Bara Rizal Syahreza, dan anggota, Owner PT. CBS / KSJ Property Jarman Lubis, Sekretaris KSJ Kab. Simalungun. (Dani)

Anggota Komisi IV DPRD Medan Nilai Kinerja Dishub Tidak Optimal

0

Medan, JournalisNews.com – Anggota Komisi IV DPRD Medan Syaiful Ramadhan menilai kinerja Dinas Perhubungan di lapangan yang tidak optimal dalam membantu dan mengendalikan situasi lalu lintas.
Seperti buruknya pengendalian parkir dan lalu lintas parkir di Jalan Brijend Katamso, Simpang Alfalah Medan karena kondisinya yang semrawut sehingga menyebabkan kemacetan.
“Kami melihat, parkir di Jalan Brigjend Katamso tidak teratur dan asal-asalan sehingga sering mengakibatkan terjadi kemacetan,”jelas Syaiful kepada wartawan di Medan, Kamis (20/5/2021).
Parahnya lalulintas di kawasan tersebut juga diakibatkan tidak adanya lampu pengatur lalu lintas. “Saya sering tidak melihat anggota Dishub ada di lapangan, kawasan ini sering terjadi ketidak teraturan parkir yang menyebabkan kemacetan,”ucap Syaiful.
Disampaikannya, di jam-jam tertentu kawasan ini kerap terjadi kemacetan, salah satunya diakibatkan buruknya penataan parkir di kawasan ini. “Pada sore hari, saat tingginya arus lalulintas di tambah banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan kawasan ini kerap mengalami kemacetan,”ucapnya lagi. (Halil)