Batu Bara, JournalisNEWS.com – Dilema persoalan Ketua BPD Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara mendadak viral dan menjadi buah bibir masyarakat Desa Perjuangan, pasalnya diduga Ketua BPD berinisial AT menggelapkan insentif anggota BPD dan juga diduga terindikasi korupsi serta laporan pertanggungjawaban insentif BPD terdapat dugaan pemalsuan dokumen atau telah menggantikan anggota BPD yang di SK kan Bupati tanpa sepengetahuan anggota BPD terdahulu dan tanpa persetujuan Kades Desa Perjuangan.
Berdasarkan berita viral dan di YouTube oleh wartawan di Sei Bejangkar, membuat Ketua umum LSM MITRA Alaiaro Nduru angkat bicara mengatakan,”saya minta kepada Kajari Batu Bara atau Aparat Penegak Hukum (APH) untuk dipanggil dan diperiksa oknum Ketua BPD Desa Perjuangan yang diduga menggelapkan insentif anggota BPD Desa Perjuangan dan juga terindikasi pemalsuan dokumen atau data anggota BPD tidak sesuai yang SK Bupati Batu Bara,”pintanya. Senin (13/3/2023).
Selanjutnya Ketua umum LSM MITRA menambah keterangan kepada awak media,” selain dugaan penggelapan insentif anggota BPD, oknum Ketua BPD harus diaudit dan diperiksa laporan pertanggungjawabannya tentang dana operasional BPD diduga fiktif, karena dana operasional BPD pada pelaksanaannya adalah dibelanjakan untuk keperluan dan kebutuhan seluruh anggota BPD,”jelasnya.
Kemudian Ketua umum LSM MITRA minta keterangan dari Bendahara Desa Perjuangan saat dikonfirmasi mengatakan,”kalau Anggaran Dana Operasional BPD sepenuhnya dibelanjakan untuk keperluan dan kebutuhan seluruh anggota BPD,” ucapnya.
Sementara Kades Desa Perjuangan Erwin saat dikonfirmasi wartawan mengatakan,” kalau dana insentif dan dana operasional BPD selama saya Kades setiap Tahun saya anggarkan namun anggota BPD yang diganti oleh oknum Ketua BPD AT saya mengetahuinya.
Yang jelas sepengetahuan saya anggota BPD sesuai dengan yang di SK kan Bupati Periode 2017-2023, dan tidak boleh diganti terkecuali meninggal dunia dan atau mengundurkan diri, itupun harus ada Berita Acara pergantian dan diketahui oleh Kades dan juga sebagai laporan kepada Bupati Batu Bara,” tutupnya. (Tim)
