Batu Bara, JournalisNEWS.com –
Proyek Multi Years Provinsi Sumut Tahun 2022/2023 dengan Anggaran sebesar Rp. 2.7 Triliun untuk dilaksanakan di Kabupaten Batu Bara, saat ini sedang dilaksanakan di Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.
Pekerjaan ini meliputi peningkatan struktur jalan Provinsi jurusan Simpang Tanjung Kasau-Bandar Masilam (batas Kabupaten Simalungun) di Kabupaten Batu Bara. Peningkatan struktur jalan Provinsi jurusan Bandar Khalifah (batas Kabupaten Sergai)-Desa Lalang (akses Inalum) di Kabupaten Batu Bara.
Peningkatan struktur jalan provinsi Simpang Sono (akses Inalum) – Simpang Empat Timbangan Tanjung Tiram) di Kabupaten Batu Bara, pembangunan jembatan gotak pada ruas jalan provinsi Simpang Sono (akses Inalum)-Simpang Empat Timbangan Tanjung Tiram) di Kabupaten Batu Bara.
Dan pembangunan saluran drainase /gorong-gorong pada jalan provinsi di Kabupaten Batu Bara. Sumber dana APBD Provsu, masa waktu pekerjaan 450 hari kalender pada Tahun Anggaran 2022/2023.
Adapun Penyedia jasa dari Waskita-SMJ-Utama KSO, konsultan/MK, PT Citra Diecona KSO PT. Perentjana Djaja.
Awalnya, Bangunan jembatan ini didasari oleh masyarakat bermohon dari pada nelayan tradisional hingga pengguna jalan pada Tahun 2020 kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Dahari selebar supaya jembatan itu di perlebar dan juga ditambah ketinggian atau di potong tulang bawah jembatan Gotak tersebut supaya nelayan bisa hilir mudik tidak ada hambatan.
Hal ini dikatakan Kepala Desa (kades) Dahari Selebar Efendi kepada Awak Media disela-sela pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 tingkat Provinsi Sumatera Utara di lapangan sepak bola Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Sabtu (28/10/2023) lalu.
“Jadi dari pada itu melalui Reses anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Desa Dahari Indah, saya bermohon kepada bapak Yadhi Khoir supaya jembatan Gotak itu di perlebar keinginan masyarakat dan pengguna jalan, ” ujar Efendi.
Lewat Reses saya sampaikan kepada bapak Yadhi Khoir Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari PAN dan mereka menanggapi dan meluluskan, pada Tahun 2021 mereka masukan anggarannya, jadi realisasi pembangunan jembatan itu pada Tahun 2023. “Kami juga bersyukur kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari PAN merespon apa yang kami sampaikan melalui Reses, ” ungkap Kades Efendi.
Harapan kami ke depan mudah-mudahan setelah pelebaran jembatan tersebut tidak ada lagi pengguna jalan merasa takut untuk melintas jembatan tersebut.
“Kami sangat Apresiasi kepada anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PAN melalui Reses pada Tahun 2021 yang lalu, Alhamdulillah langsung pembangunan jembatan Dahari Selebar terealisasi di Tahun 2023,” tutup Kades.(Erwanto)
