Maluku, JournalisNEWS.com – Bertempat di Dusun Pilar Desa Luhutuban Kec Manipa Kab. Seram Bagian Barat Provinsi Maluku telah dilakukan pencarian terhadap korban yang hilang pada kecelakaan di laut. Jumat (7/7/2023) pukul 00.30 Wit
Adapun korban yang ditemukan, Jumari Kaimudin (pengemudi), alamat Dusun Pulau Luhu Desa Kelang Asaude, kondisi sehat, Igawanti Siamawu, alamat Dusun Pulau Luhu, Desa Kelang Asaude, kondisi trauma, Ansar Bugis, alamat Dusun Pulau Luhu Desa Kelang Asaude, kondisi sehat, Sukma Siamau, alamat Dusun Pulau Luhu Desa Luhutuban, kondisi trauma. Sementara itu, korban yang belum ditemukan, Abdul Rasid Nussi, alamat Desa Luhutuban.
Adapun kronologis kejadian menurut Jumari Kaimudin selaku pengemudi, bahwa pada Jumat, 21.00 Wit bertempat di Dusun Pilar korban bersama 4 saudaranya menggunakan bodi katinting viber Mesin Honda 5,5 PK dari Dusun Pilar ke Dusun Pulau Luhu. Setelah sampai di lokasi Tanjung Ulane, kendaraan ketinting yang di gunakan korban bersama 4 saudaranya kemasukan air dari depan yang mengakibatkan bodi tersebut di penuhi air.
Abdul Rasid Nussi lebih duluan berenang menuju ke pesisir pantai dengan tujuan untuk melaporkan ke masyarakat di Dusun Pilar, sementara Ansar Bugis, Sukma Seamau, Igawanti Seamau berenang mengikuti Abdul Rasid Nussi dan ditemukan bodi nelayan, sementara saya sendiri terapung menggunakan bodi yang digunakan karena saya sudah merasa agak jauh saya langsung berenang mengikuti sampai ke pesisir pantai setelah saya bertemu dengan Ansar Bugis, Sukma Seamau Dan Igawati Seamau, ternyata Abdul Rasid Nussi belum sampai di pesisir pantai sampai sekarang.
Jarak TKP dengan pesisir pantai 50 Meter. Turut dalam pencarian Babinsa Desa Tomalehu Timur.Serda Emu, Bhabinkamtibmas Desa Luhutuban, Kanit Intel Sek Manipa Bripka.A.Likumahwa, Kepala Dusun Pilar, Kepala Dusun Labuang Timur, Kepala Dusun Namae, Kepala Dusun Pulau Luhu, dan kurang lebih 100 masyarakat
Telah dilakukan pencarian dari pukul 21.30 Wit, dari masyarakat Dusun Pilar dan masyarakat dusun tetangga lainya di pertengahan Pulau Manipa dan Pulau Kelang menggunakan Jomson Mesin 15 PK sebanyak 20 bodi, namun sampai pukul 02.00 Wit Abdul Rasid Nussi belum ditemukan. (Ono)
