23.8 C
Medan
Sabtu, Juni 20, 2026
BerandaDaerahPenyaluran Bantuan Sosial Oleh Dinsos Pakpak Bharat Diduga Jadi Ajang Korupsi

Penyaluran Bantuan Sosial Oleh Dinsos Pakpak Bharat Diduga Jadi Ajang Korupsi

Date:

 

Pakpak Bharat, JournalisNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial melaksanakan kegiatan Pembagian Bantuan Sosial Kesejahteraan Keluarga yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID).

Dana tersebut berasal dari pemerintah pusat untuk 4 Kabupaten/Kota yang terdapat di Sumatera Utara dalam menangani inflasi, dan salah satunya adalah Kabupaten Pakpak Bharat. Bantuan ini disalurkan kepada 6.723 Kepala Keluarga yang tersebar ke 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat. Penyaluran dana dilakukan melalui Bank Sumut dan Bank Rakyat Indonesia.

Sesuai pantauan awak media terdapat banyak kejanggalan dalam penyaluran bantuan tersebut bagi warga, bahkan ditemukan adanya warga yang sudah terdata/terdaftar oleh Dinas Sosial Pakpak Bharat tahun 2022 kemaren belum menerima sama sekali sampai saat ini, sementara telah diperintahkan untuk buka rekening bank baru.

“Apa gak kesal dan kecewa kami seperti ini, sudah didata dan didaftar hingga disuruh buka rekening bank baru, tapi nyatanya sampai detik ini tidak tersalur ke rekening tersebut”,ungkap warga Salak yang enggan namanya ditulis pada awak media. Rabu (11/1/2023).

Secara terpisah, awak media konfirmasi Kabid Dinas Sosial Pakpak Bharat, Darwin Berutu, MM via aplikasi WhatsAp mengatakan semua dana sudah tersalur tapi ada ditemukan beberapa permasalahan pada saat penyaluran. “Semua dana itu sudah disalurkan, tapi memang ada kendala kemaren adanya data yang tidak valid, buku rekening yang kadaluarsa dan sebagianya, yang lebih paham datanya coba konfirmasi sama TKSK kami”,kata Kabid.

Sementara itu IM, TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Kec. Salak saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mendata sesuai tupoksi, adapun yang belum menerima dipastikanya salah data. Anehnya saat ditanya mengapa penerima sampai saat ini belum bisa menerima bantuan tersebut, malah IM bertanya balik desa mana dan siapa. “Sesuai data sudah disalurkan pak, tapi ada tidak disalurkan bagi yang datanya salah”,ungkapnya.

Lanjutnya, saat awak media tanyakan masih ada yang belum menerima tapi disuruh buka rekening, itu uangnya kemana, malah IM berbalik tanya,”warga mana pak, siapa?. Setahu saya semua sudah cair, memang masih ada uang sisa di Bank Sumut”, sambungnya lagi dengan ragu.

Dalam hal ini kuat dugaan Dinsos berama TKSK adanya kecurangan dalam penyaluran bantuan tersebut menjadi ajang korupsi. Dimana sampai saat ini warga penerima yang datanya benar-benar valid akan tetapi tidak menerima bantuan tersebut hingga saat ini.

Dalam kekecewaaan warga, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, diharapkan dapat mengevaluasi kinerja Dinas Sosial dan kerabatnya yang menangani penyaluran bantuan tersebut. (Tim)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1