32.5 C
Medan
Kamis, Juni 25, 2026
Beranda blog Halaman 1354

Usai Libur Panjang Idul Fitri,Prajurit Yonmarhanlan I Laksanakan Test Swab Antigen

0


Belawan, JournalisNews.com –
Usai melaksanakan lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah,prajurit Yonmarhanlan I melaksanakan Swab Antigen Massal  yang digelar di Gedung R. Muliadi Mako Lantamal I Jalan Serma Hanafiah No.1 Belawan,Senin (17/5/2021). 

Kegiatan tersebut sebagai langkah tanggap dan responsif untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19 di Lingkungan Lantamal I dan Yonmarhanlan I. 
Pelaksanaan Swab Antigen tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan Lantamal I.
Komandan Lantamal I Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso mengatakan tes swab ini bertujuan untuk melakukan pendataan dan langkah antisipatif terhadap penyebaran Covid-19 dilingkungan kerja Lantamal I dan Yonmarhanlan I. 
“Kita berharap hasil swab seluruh personel bisa segera diketahui dan bila ada yang terpapar untuk segera tim satgas Covid-19 Lantamal I melakukan penanganan agar  tidak menyebar ke yang lain,”ujar Danlantamal I. 
Danlantamal I juga menghimbau kepada seluruh prajurit untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi sosial.
(Abd Halil/BA Intel Yonmarhanlan I)

Ketahuan Buang Sabu, Warga Langkat Diringkus Polsek Medan Baru

0

Medan, JournalisNews.com – Seorang pria pengguna narkotika jenis sabu berinisial ICS (32) warga Jalan Dusun Sri Rejo Kec Sei Binge Kab Langkat ditangkap petugas Tekab Polsek Medan Baru.
ICS yang merupakan seorang supir ditangkap petugas di Jalan Setia Budi Simp Pemda Kec Medan Selayang. “Pelaku diamankan dari adanya informasi masyarakat yang menyebutkan di Jalan Setia Budi Simp Pemda Kec Medan Selayang kerap terjadi peredaran narkotika,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus SH MH, Minggu (16/5/2021).
Saat ditangkap, Kanit Reskrim menyebutkan pelaku dilihat petugas membuang 1 (satu) bungkus plastik kecil yang berisikan sabu sabu, yang di buang pelaku disamping pelaku.
“Ketika barang bukti tersebut diambil petugas dan di perlihatkan, pelaku mengaku sabu tersebut dibeli di Jalan Desa Namo Gajah seharga Rp. 80.000,- dan akan menggunakan sabu tersebut di rumahnya,”pungkasnya. (Qadri)

Kapoldasu dan Pangdam I/BB Berhasil Ciptakan Lebaran Aman dan Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

0

Medan, JournalisNews.com – Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara, Hasyimsyah, mengatakan Perayaan Lebaran Idul Fitri berjalan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan.
“Terciptanya situasi kondusif selama lebaran atas dukungan semua pihak serta tidak terlepas dari kerja keras Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin,” katanya Minggu (16/5/2021).
Selama lebaran, Hasyimsyah mengungkapkan Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB terus melaksnakan patroli kewilayahan dengan menyambangi sejumlah daerah di Sumut untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
“Tak hanya itu, Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB juga berhasil mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan saat merayakan Idul Fitri 1442 H karena situasi masih dalam penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Hasyimsyah menambahkan, pihak kepolisian dan TNI telah membuat pos-pos keamanan di perbatasan setiap daerah, baik di perbatasan antar kabupaten dan kota serta pengamanan di batas provinsi dalam mengantisipasi mudik lebaran.
“Pengamanan untuk larangan mudik itu juga sebagai tindak lanjut dari peraturan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19. Oleh karena, saya sangat mengapresiasi kinerja Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB serta semua pihak yang telah bekerja keras menciptakan situasi kamtibmas di Sumut tetap kondusif,” pungkasnya. (Qadri)

Personel Brimobdasu Bagikan Masker Pada Masyarakat

0

Deli Serdang, JournalisNews.com – Dalam Rangka Ops Ketupat Toba 2021 dan pelaksanaan Penyekatan Hari Raya Idul Fitri, personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor lakukan pengamanan di Posko Penyekatan di Pos PAM Timbang Deli Kecamatan Galang Desa Pulo Gambar, Minggu (16/05/2021).
Selain Ops penyekatan, personel gabungan yang terdiri dari TNI – Polri serta unsur terkait dari Pemkab Deli Serdang juga membagikan masker kepada masyarakat.
“Penyekatan ini merupakan tindak lanjut dan instruksi dari pemerintah pusat terkait larangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri mengingat masih tinggi nya penyebaran Covid-19 di Indonesia”, ujar Iptu Pandu HW Batubara.
Hari ini kita melaksanakan penyekatan kepada masyarakat yang akan mudik serta membagikan masker agar tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan”, tambah Komandan Kompi 2 Yon A Pelopor.
Penyekatan dilakukan dalam keadaan aman dan baik, apabila ditemukan di lapangan masyarakat yang hendak melaksanakan mudik kita akan mengarahkan dan memberikan himbauan Kamtibmas agar segera putar balik.
“Tentunya dengan humanis dan kita berikan info terkini terkait Covid-19 agar masyarakat lebih memahami dan peduli akan kesehatan bersama”,tutupnya. (Qadri)

Your Next Adventure Begins Where the Journey Starts

0

Global trade wars have become a defining feature of modern international relations, with countries imposing tariffs and counter-tariffs in a bid to protect their economies. But who really wins and who loses in this economic tug-of-war?

From the Norlandia–East Veritas trade standoff to disputes between South Arkania and the United Provinces, protectionism has resurfaced. While the goal is often to safeguard domestic industries, the ripple effects are felt far and wide, especially by consumers and small businesses.

In the global economy, when one country sneezes, others catch a cold.

Anonymous Economist

Higher tariffs often mean higher prices for consumers. Supply chains are disrupted, companies delay investments, and uncertainty reigns. While some sectors see short-term gains, others suffer long-term losses.

Winners in Trade Wars

Industries protected by tariffs, such as steel in Norlandia or grain farming in Estavia, may experience a temporary boom. Some domestic manufacturers may benefit from reduced competition and increased government support.

But such advantages often come at a price. Governments may offer subsidies, paid for by taxpayers. Furthermore, businesses facing fewer global competitors may lack motivation to innovate.

  1. Short-term industry protection
  2. Increase in domestic job creation (temporarily)
  3. Growth in local supply chains and production

Short-term gain doesn’t guarantee long-term stability. Protectionist policies may spark retaliations that affect other sectors, including technology, finance, and services.

Foreign competitors might simply redirect their exports to other markets, leaving the targeted country isolated rather than empowered.

It’s a strategic game where every move has consequences, intended or not.

The losers are often small and medium-sized enterprises that lack the resources to adapt. Rising costs and limited market access may force them to downsize or close.

Long-Term Effects on the Global Economy

Trade wars erode trust between nations. They fragment global supply chains and encourage countries to turn inward. This trend, known as de-globalization, threatens decades of economic integration.

Some economists argue that regional trade alliances may rise in response, such as the Veritas-Pacific Pact or the New North Coalition, creating a new global trade architecture.

However, the risk of economic nationalism remains. Countries might prioritize short-term sovereignty over long-term cooperation, potentially leading to more volatile global markets.

  • Decreased investor confidence
  • Increased supply chain localization
  • Widening gap between developed and developing markets
  • Inflationary pressures on imported goods

Policymakers, businesses, and consumers all have a stake in the outcome. Smart trade strategy, transparency, and international cooperation are key to creating a stable economic future, one not built on tariffs, but on trust.

What Can Be Done Moving Forward?

While trade conflicts are often shaped by political agendas, practical steps can be taken by stakeholders across the board to mitigate their impact and build economic resilience.

  1. Diversify Trade Partners: Countries and companies can reduce vulnerability by expanding their network of trade partners beyond traditional allies.
  2. Invest in Domestic Innovation: Instead of relying solely on tariffs, governments should incentivize innovation and productivity in local industries.
  3. Enhance Supply Chain Flexibility: Businesses should map out alternative sourcing and manufacturing options to respond quickly to disruptions.
  4. Strengthen Trade Institutions: Reforming international trade organizations like the World Trade Consortium (WTC), the fictional counterpart to WTO, can help mediate conflicts effectively.

Consumers also play a part. By staying informed, supporting ethical brands, and advocating for fair trade policies, individuals can influence macroeconomic decisions more than they may realize.

Ultimately, cooperation, not confrontation, is the path forward. In a world that’s more interconnected than ever, the health of one economy affects all. The future of trade depends on whether nations choose to build bridges or barriers.

Conclusion – Navigating an Uncertain Future

Trade wars are not zero-sum games. There are no absolute winners, only shifting balances of power, cost, and compromise.

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

0

Daihatsu Terios pertama kali terjun ke pasar Tanah Air 2006 silam. Setelah berumur 10 tahun lebih, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sadar kalau persaingan mulai ketat, maka PT ADM meluncurkan model terbarunya pada November 2017 lalu dengan ubahan yang signifikan.

Menariknya meskipun eksterior, interior berubah total dan berbagai fitur canggih sudah tertanam pada All New Terios harga jualnya masih sama dengan versi sebelumnya. Seperti diketahui, Terios baru ini sudah dibekali fitur smart keyless, vehicle stability control, around view monitor, dan Hill Start Assist.

Sementara untuk dapur pacunya, Terios baru ini juga memiliki mesin baru yang sama dengan mesin Toyota Avanza yakni, 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc yang dapat menyemburkan tenaga 104 daya kuda dan torsi 135 newton meter, dengan pilihan transmisi matik konvensional 4-percepatan dan manual 5-percepatan.

Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?

0

Hingga saat ini, PT Astra Daihatsu Motor belum mengadopsi teknologi continous variable transmission atau CVT pada mobil-mobil yang mereka jual di Indonesia. Padahal, beberapa pabrikan lain sudah mengadopsi teknologi tersebut. Lantas, apa alasan Daihatsu?

Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra mengatakan, CVT akan membuat harga jual mobil Daihatsu menjadi kurang terjangkau. Tapi, tidak menutup kemungkinan ke depannya Daihatsu juga akan menggunakannya.

“Kami juga ada nanti (mobil Daihatsu di Indonesia). Kalau di Jepang, semua pakai CVT. Tapi, kalau diterapkan untuk pasar Indonesia, harganya bagaimana, cukup (kompetitif) tidak. Kemudian, dari sisi kompetisi bagaimana,” ujarnya di Padang, Sumatera Barat, Jumat 12 Januari 2018.

Ia juga tidak mau berkomentar, apakah mobil Daihatsu pertama yang dijual di Tanah Air dan sudah menganut CVT adalah Sirion. Sebab, Sirion versi Malaysia sudah mengadopsinya.

Daihatsu Santai Penjualan Sirion Kalah Jauh dari Mobil LCGC

0

Selain mobil low cost green car, masyarakat Indonesia kini disajikan beragam model mobil perkotaan. Dari sisi harga, city car umumnya dibanderol lebih mahal daripada LCGC yang saat ini tersedia dalam pilihan model hatchback maupun MPV.

Menurut Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, meski hampir serupa, pihaknya tidak khawatir city car akan tergerus oleh LCGC, mengingat secara dimensi dan harga tidak berbeda jauh.

“Bukan kekhawatiran, masing-masing segmen mobil ini ada pasarnya. Jadi di kami ini city car karena harganya di luar LCGC ada yang beli tetapi memang enggak besar,” kata Amel di Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata Amel, penggemar mobil mungil untuk perkotaan di Indonesia masih tetap ada. Apalagi dengan adanya produk-produk baru yang dihadirkan para agen pemegang merek, maka konsumen memiliki pilihan yang beragam.

Saat Bepe Kehilangan Medali Juara Piala Presiden

0

Keberhasilan Persija Jakarta keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 tak lepas dari permainan Riko Simanjuntak. Bagaimana perasaan “Si Kancil” usai merebut gelar juara pertamanya?

Riko bergabung dengan Persija pada awal musim 2018 ini. Perannya pun langsung menjadi sentral karena kerap menjadi motor permainan tim asuhan Teco Cugurra tersebut.

Sayang, perayaan juara Persija terganggu oleh merangseknya The Jakmania, suporter Persija, ke dalam lapangan usai penyerahan piala.

Banyaknya suporter membuat Bambang Pamungkas harus rela kehilangan medali emasnya. VIVA pun sempat mendapat rekaman video usai kehilangan tersebut.

Jersey Persija Laku Keras Usai Juara Piala Presiden

0

Keberhasilan Persija Jakarta memboyong trofi Piala Presiden 2018 disambut gegap gempita oleh publik Ibu Kota. Puasa gelar juara selama 17 tahun akhirnya dituntaskan pada ajang pramusim tersebut.

Dan imbas dari sukses Macan Kemayoran itu tak lain adalah larisnya penjualan jersey dan sejumlah atribut khas skuat kebanggaan The Jakmania itu. Para penjual pun ketiban rezeki yang terbilang lumayan dalam momen tersebut.

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1