24.3 C
Medan
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaDaerahPetani Kecewa, Keluhkan Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Benteng

Petani Kecewa, Keluhkan Pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi Desa Benteng

Date:

Berita Terkini

 

Batu Bara, JournalisNEWS.com – Pekerjaan peningkatan irigasi di Dusun IX Tiga Dolok Desa Benteng Kecamatan Talawi, jadi keluhan masyarakat petani setelah pengerjaan selesai. Senin, (18/9/2023).

Pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Jaringan Irigasi yang dikerjakan oleh CV Jasa Mandiri Bersama dengan Nomor Kontrak : 2421676/PK/APBD- DAK/PPK/SP/DPUTR-BB/2023, Nilai Kontrak Rp.5.070.916.229.33, yang dikerjaan pada awal tahun 2023 yang lalu.

Masyarakat petani Desa Benteng merasa kecewa pasca pekerjaan irigasi tersebut, hal ini disampaikan Simbolon kepada media,” awalnya kami sangat berterimakasih telah dibangun irigasi di desa kami, namun setelah pekerjaan ini selesai kami merasa kecewa terhadap pemborong yang mengerjakan irigasi tersebut,” ungkapnya.

“Akses jalan yang digunakan untuk mengangkut material mengalami kerusakan tanpa ada perbaikan yang sebelumnya kondisi jalan cukup baik dilalui, kemudian ada sebanyak 3 titik saluran tersier (saluran drainase yang menerima air dari saluran penangkap dan menyalurkannya ke saluran sekunder), sebelumnya jembatan tersebut lebar dan memudahkan alat pengolahan sawah gampang lewatnya,”terangnya.

“Sementara pembangunan 6 titik jembatan irigasi tersier untuk akses jalan hanya dibangun selebar 1/2 meter yang hanya bisa dilewati sepeda motor saja, sementara kami mau membawa alat jetor untuk menggarap tanah dan odong-odong untuk memanen padi, susah untuk Kami lewati karena jembatannya terlalu kecil dan beresiko tinggi,” keluh Simbolon.

Bersamaan itu, Staf Komando Pengendalian Stabilitas Ketahanan Nasional (PIN RI) Amin, merasa kecewa dan menjelaskan kepada awak media bahwa,”pekerjaan peningkatan jaringan irigasi yang dikerjakan CV. Jasa Mandiri Bersama dengan pagu anggaran 5 Milyar lebih, saya lihat cukup baik walau terlihat beberapa titik keretakan, hal itu sudah biasa,”ungkapnya.

“Namun sangat miris dan disayangkan dengan anggaran sebesar itu, akses jalan yang digunakan untuk pelangsiran material yang semulanya baik, setelah selesai pekerjaan tersebut pemborong tidak ada inisiatif baik untuk memperbaikinya, kemudian jembatan pada irigasi tersier cukup kecil sehingga petani sulit membawa alat untuk penggarapan tanah dan alat untuk memanen padi,” jelas Amin. Terakhir harapan Petani kepada pemborong untuk dapat memperbaiki akses jalan yang rusak dan jembatan irigasi tersier yang ada di 6 titik jembatan yang tidak bisa petani gunakan seperti semula.

Selanjutnya kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara, keluhan petani tentang air, kalau situasi kemarau petani tidak mendapatkan air mengakibatkan sawah mereka kering, petani selalu berharap akan turunnya hujan baru mendapatkan air, karena sumber dari atas (dari hulu) tidak ada. “Semoga Pemerintah Daerah dapat memberikan solusi kepada kami, agar perairan sawah kami baik dan lancar tanpa di pengaruhi musim,”harap petani. (Tim/Erwanto)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1