Berandamedan utaraReintegrasi Etik Dan Supremasi Jurnalistik, FJPK Sumut Restrukturisasi Kepengurusan 

Reintegrasi Etik Dan Supremasi Jurnalistik, FJPK Sumut Restrukturisasi Kepengurusan 

Date:

Medan, JournalisNews.com – Di tengah akselerasi gelombang disrupsi digital dan tantangan post-truth yang berpotensi mendeduksi eksistensi pers, Forum Jurnalis Peduli Keadilan (FJPK) Provinsi Sumatera Utara mengambil langkah taktis-transformatif. Melalui diskursus dan konsolidasi strategis yang diselenggarakan di Cafe Cindelaras Medan Marelan pada Sabtu (12/9/2026), FJPK Sumut secara resmi merestrukturisasi pimpinan dan menetapkan jajaran calon pengurus baru guna memperkokoh doktrin pers sebagai pilar keempat demokrasi (fourth estate).

​Forum dialektis ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan episentrum konsolidasi intelektual yang mengintegrasikan visi penegakan hukum, keadilan sosial, dan kedaulatan informasi beretika.
​Agenda krusial tersebut dihadiri oleh jajaran elit insan pers dan praktisi hukum terkemuka, di antaranya perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara Amrizal, S.H., M.H., Ketua Umum FJPK Jensen Leo Siagian, pendiri FJPK Ir. Pangihutan Hutapea, S.H., M.H., serta perwakilan fungsionaris dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

​Melalui mekanisme musyawarah yang mengedepankan asas kolegialitas dan kepemimpinan transformasional, forum secara konsensual menetapkan komposisi Calon Pengurus FJPK Provinsi Sumatera Utara:
​Ketua: Nelson Siregar
​Wakil Ketua: Leo Hutapea
​Sekretaris: Daulat Sihombing
​Wakil Sekretaris: Irwan Lubis
​Bendahara: Vivi Manalu
​Wakil Bendahara: Jannes Simanjuntak
​Ketua Organisasi, Keanggotaan, & Kaderisasi (OKK): Indra Hutapea
​Kabid Advokasi: Parluhutan Panjaitan
​Kabid Humas: Leston Siregar

​Dalam pidato arahannya yang sarat bobot akademis dan moral, Perwakilan PWI Sumatera Utara Amrizal, S.H., M.H., menegaskan pentingnya preservasi marwah profesi wartawan di tengah arus informasi yang kian terpolarisasi.

​”Selamat atas suksesnya konsolidasi dan terbentuknya struktur baru Forum Jurnalis Peduli Keadilan Sumatera Utara. Esensi paling mendasar yang kami garis bawahi hanya satu: jaga marwah integritas wartawan dan patuhi Kode Etik Jurnalistik secara mutlak. Kode etik adalah sakramen tertinggi profesi ini. Semoga FJPK tumbuh menjadi institusi pers yang solid, independen, dan makin progresif,” tegas Amrizal, S.H., M.H.

​Melengkapi diskursus tersebut, Ketua Umum FJPK Jensen Leo Siagian menekankan imperatif moral bagi seluruh jajaran pengurus untuk memegang teguh akuntabilitas, objektivitas empiris, serta keteguhan sikap dalam mengawal diskursus publik.
​”Insan pers wajib memiliki keberanian fundamental untuk memformulasikan kebenaran secara konsisten, objektif, dan tegak lurus (upright posture). Tidak boleh ada kompromi etik maupun celah intimidasional dalam membela keadilan demi kemaslahatan publik,” ujar Jensen Leo Siagian secara lugas dan tajam.

​Restrukturisasi kepengurusan ini diproyeksikan menjadi game changer dalam membangun simbiosis mutualisme yang konstruktif antara insan pers, aparat penegak hukum, dan civil society.

Rangkaian momentum bersejarah ini kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah serta santap siang bersama sebagai manifestasi soliditas dan komitmen kolektif pengurus FJPK Sumatera Utara.(JN -Abdul Halil)

 

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini