Dairi, JournalisNEWS.com – Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menghadiri Gebyar Muharram 1448 Hijriah sekaligus penyerahan hadiah Festival Anak Sholeh yang diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Dairi bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Dairi di Masjid Agung Sidikalang, Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutan, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Muharram yang dinilai tidak hanya menjadi peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi ruang pembinaan mental, spiritual, dan karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Ia menegaskan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak. Karena itu, orang tua diharapkan senantiasa hadir memberikan perhatian, pendidikan, dan pengawasan agar anak-anak tidak terpengaruh oleh berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
“Belakangan ini kita sering mendengar berbagai persoalan yang melibatkan anak dan remaja. Karena itu saya mengajak seluruh orang tua untuk benar-benar menjaga, membimbing, dan mengawasi anak-anak kita. Jangan biarkan mereka kehilangan arah akibat kurangnya perhatian dan pengawasan,” ujar Wahyu.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam oleh anak-anak. Menurutnya, perkembangan teknologi harus disikapi secara bijak agar menjadi sarana belajar dan mengembangkan potensi, bukan justru menjadi pintu masuk pengaruh negatif.
“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama. Orang tua, guru, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat harus bersinergi dalam menjaga anak-anak kita. Dengan pendidikan agama yang kuat dan lingkungan yang baik, kita akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia,” katanya.
Lebih lanjut, Wahyu Daniel Sagala mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda Kabupaten Dairi. Menurutnya, pembinaan karakter tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti Gebyar Muharram dan Festival Anak Sholeh dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai keislaman, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kajari Dairi Bima Yudha Asmara, mewakili Dandim, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Dairi H. Riswan Gajah, Ketua MUI Wahlin Munthe, Ketua AGPAII Kabupaten Dairi Agam Tumangger, Ketua PHBI Kabupaten Dairi Samsul Kudadiri, para tokoh agama, tokoh masyarakat, guru Pendidikan Agama Islam, orang tua peserta, serta para peserta Festival Anak Sholeh. (K.ujung)
