Belawan, JournalisNews.com – Kerab terjadinya aksi tawuran di wilayah kelurahan Bagan kecamatan Medan Belawan membuat resah masyarakat karena sudah ada memakan korban dan harta benda berupa pembakaran rumah warga.

Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerabnya atau seringnya terjadi aksi tawuran antar warga, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, SH., SIK., MM., CPHR., CBA melalui Kabag Ops Kompol Janpiter Napitupulu didampingi Kasubag Kerma Iptu Jamalus, Senin (8/12) melakukan penyisiran disejumlah titik lokasi rawan terjadinya tawuran seperti di lingkungan II, III, IV, V dan VII kelurahan Bagan kecamatan Medan Belawan.

“Kami dari Polres Pelabuhan Belawan sengaja melakukan penyisiran di masing-masing lingkungan dengan tujuan untuk memberikan arahan kepada para pelaku agar tidak melakukan tawuran. Dan langkah kami ini sebagai tindak lanjut dari informasi warga masyarakat,” beber Kompol Janpiter Napitupulu Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan.
Sementara itu Kepala Lingkungan V kelurahan Bagan Mahani yang turut serta mendampingi Kabag Ops kepada awak media menjelaskan kejadian tawuran berawal pemuda lingkungan VI Lorong Pertamina bersama pemuda Lorong 4 Veteran lingkungan VII melakukan perjudian. Saat melakukan perjudian tersebut ternyata datang pemuda dari lingkungan V mengambil uang dari arena perjudian tersebut dan pada akhirnya menyulut kemarahan dari pemuda lingkungan VI Lorong Pertamina dan pemuda Lorong 4 Veteran lingkungan VII dan pada akhirnya terjadi tawuran.
“Berlanjut kejadian tawuran pada Minggu malam 6 Agustus 2025 sekira pukul 22.00 Wib kemarin saat tim petugas dari PLN Belawan melakukan perbaikan jaringan listrik di serang oleh pemuda dari Lorong 4 Veteran lingkungan VII. Dan saat terjadinya penyerangan terhadap petugas PLN tersebut datang pemuda setempat bernama Muchlis untuk melerai aga para pelaku tidak menggangu petugas PLN yang sedang bekerja. Namun sangat disayangkan pemuda setempat bernama Muchlis malah menjadi amukan para pelaku dengan membacok korban.
“Nah,, dari rentetan peristiwa penganiayaan terhadap pemuda bernama Muchlis tersebut akhirnya menyulut kemarahan para pemuda setempat, dan akhirnya tawuran kembali terjadi untuk yang kedua kalinya,” beber Mahani.
Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman melalui awak media berpesan kepada masyarakat agar tidak sering melakukan aksi tawuran karena petugas dari Polres Pelabuhan Belawan akan melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku, bila seruan polisi tidak diindahkan.
“Kita minta masyarakat khususnya di Belawan ini untuk dapat menahan diri sekaligus agar tidak mudah terprovokasi dengan ajakan-ajakan untuk melakukan tawuran. Peran orang tua diharapkan menjadi langkah utama untuk menjaga putra-putri agar tidak melakukan perbuatan melawan hukum,” tegas Kapolres Pelabuhan Belawan.(JN -Abdul Halil)
