Tebing Tinggi, JournalisNEWS.com – Ungkapan dari beberapa warga masyarakat Tebing Tinggi tentang bobroknya kinerja Dirut PDAM Tebing Tinggi yang sekarang berganti nama Permuda Air Minum Tirta Bulian, bukan tanpa alasan, hal ini bisa dilihat dari bagaimana kualitas air serta kelancaran penyaluran ke rumah rumah warga.
Seharusnya dengan diberlakukannya kenaikan tarif lebih dari 100% bagi pelanggan dapat memperbaiki kualitas kebersihan air, dan kelancaran saluran dari pipa ke rumah warga. Sekarang ini air harus disaring dahulu baru terlihat jernih, dan kelancaran air tidak lancar. Ungkap para warga Jalan Bukit Tempurung Kelurahan Rantau laban Tebing Tinggi.
Terkait dengan kenaikan tagihan terhadap pelanggan, Dirut PDAM pernah menyampaikan pada awak media ini pada (10/2/2025), bahwa kenaikan tagihan air ini untuk menunjang kinerja para karyawannya, serta untuk memperbaiki kualitas air dan kelancaran penyaluran. Namun pada kenyataannya seperti yang dilihat masyarakat sekarang ini, apa yang disampaikan sang Dirut hanya omong doang.
Sementara itu Fahmi (foto) salah seorang tokoh pemuda Tebing Tinggi saat diminta tanggapannya, Senin (26/5/2025), mengatakan, saya sudah terus menerus menyuarakan dan menentang kenaikan tarif pembayaran air yang dilakukan Dirut PDAM baik dari media sosial maupun pada pemangku kepentingan di Kota Tebing Tinggi.
Fahmi juga mengatakan dirinya merasa heran terhadap Dirut PDAM yang sepertinya tidak perduli dengan keluhan masyarakat, dan tidak mematuhi perintah Wali Kota untuk menetral kan kembali tarif tagihan air tersebut. Keperihatinan ini akan terus saya suarakan, hingga warga masyarakat terkait mendapatkan kepedulian dari pemimpin kota ini. (TM)









