31.4 C
Medan
Selasa, Mei 5, 2026
BerandaDaerahTanam Perdana Sistem Fertigasi di KPT Parbuluan, Bupati Dairi: Saatnya Teknologi Pertanian...

Tanam Perdana Sistem Fertigasi di KPT Parbuluan, Bupati Dairi: Saatnya Teknologi Pertanian Berkelanjutan

Date:

Berita Terkini

Personil Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Berikan Pelayanan Humanis Kepada Penumpang KM Kelud

Belawan, JournalisNews.com – Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan kegiatan pengamanan...

Gerak Cepat Polsek Gunung Malela Ungkap Pelaku Curanmor

Simalungun, JournalisNews.com— Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di...

 

Dairi, JournalisNEWS.com – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu melakukan tanam perdana kentang di Demplot fertigasi Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan, Kamis (19/10/2023).

Tanam perdana dilakukan bersama tim dari Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian yang dipimpin Muktar Sibarani, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Pemprovsu Lambok Turnip, Kus Haryanto dari Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Azis Herdiyanto dari Polbangtan Medan, Kadis Pertanian Dairi, Robot Simanullang, Camat Parbuluan Saut M Sinaga, dan Ketua PKK Dairi Romy Mariani Simarmata.

“Ini saatnya kita lakukan pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan. Kita sudah mulai menggunakan teknologi fertigasi atau irigasi presisi atau pertanian presisi,” kata Eddy Berutu. Dijelaskan Eddy Berutu, sistem pertanian presisi ini merupakan sistem irigasi hemat air dan pupuk yang efisien karena digunakan sesuai dengan kebutuhan tanaman dan ramah lingkungan.

“Sistem pertanian tidak lagi hanya dipersepsikan sebagai kegiatan bercocok tanam saja semata, tetapi pertanian merupakan bagian sistem industri yang bertransformasi agar memiliki nilai tambah, baik dari aspek ekonomi, sosial maupun lingkungan. Ini adalah konsep pertanian dengan pendekatan sistem untuk menuju pertanian dengan efisiensi tinggi, dan pertanian berkelanjutan,” kata Bupati lagi.

Dengan konsep pertanian modern ini, tugas kita selanjutnya, kata Bupati, adalah mempersiapkan Sumber Daya Manusianya (SDM), karena tantangan bagi petani kita di Indonesia dalam era pertanian presisi SDM-nya harus memiliki kemampuan dalam pengelolaan lahan, pengelolaan tanaman, pengelolaan alat dan mesin pertanian, baik yang digunakan pada tahapan pra-panen maupun pascapanen, serta pengelolaan tenaga kerja.

“Peningkatan produktivitas pertanian, diversifikasi sumber pangan, pengembangan teknologi pertanian, peningkatan akses terhadap input pertanian, perbaikan infrastruktur jaringan irigasi itu antara lain program yang kita lakukan. Saya berharap seluruh program di KPT ini akan berdampak baik bagi peningkatan taraf hidup petani,” kata Bupati menutup. (K.Ujung)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1