26 C
Medan
Kamis, Mei 21, 2026
BerandaDaerahRedi Nababan ASN Milenial, Inspiratif dan Inovatif Bangun SDM Dairi Melalui Youth...

Redi Nababan ASN Milenial, Inspiratif dan Inovatif Bangun SDM Dairi Melalui Youth Revival Moment

Date:

Berita Terkini

Diduga Mengandung Etomidate, Belasan Vape Liquid Disita Polda Sumut 

Medan, JournalisNews.com  — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara...

Dua Pelaku Pencurian Motor Dinas Kodim Pasrah Diciduk Polres Pematangsiantar 

Pematangsiantar, JournalisNews.com — Gerak cepat jajaran Polres Pematangsiantar kembali...

 

Dairi, JournalisNEWS.com – Redi Antonius Nababan, seorang ASN muda Pemkab Dairi yang pantang menyerah untuk membangun kampung halamannya. Di tengah kesibukannya sebagai Sekretaris Kecamatan Siempat Nempu Hilir, ASN milenial, inspiratif dan inovatif ini masih menyempatkan diri membangun kelompok belajar dan bermain gratis bagi anak-anak yang sebut Youth Revival Movement (YRM).

Dirinya juga aktif dalam kegiatan sosial yang dapat dilihat melalui media sosial, Facebook YRM Dairi dan Instagram YRM Dairi. Kepada media, Redi menuturkan alasannya bersama tim menggagas berdirinya YRM Dairi, karena melihat kondisi Dairi semakin menyedihkan terkhusus dalam bidang pendidikan, apalagi sejak terjadinya dampak pandemi Covid -19. “Saya mencintai Dairi dan sayang Dairi, sehingga bersama tim kami sepakat berbuat untuk Dairi,” ucap Redi.

YRM Dairi ini adalah sebuah bentuk gerakan dari hati nurani, sukarelawan yang memiliki hati dan siap berdampak buat kota ataupun daerah masing masing. “Saat ini kami sepakat dan fokus dalam bidang pendidikan dengan melakukan bimbingan belajar sambil bermain gratis untuk anak-anak, mulai dari anak yang belum sekolah sampai tingkat SMP,”ujarnya.

Bimbingan yang diberikan, antara lain memberikan pelajaran, membahas materi pelajaran dari sekolah, melaksanakan kuis berhadiah, makan bersama dan liburan. Kegiatan ini sudah kami laksanakan lebih dari satu tahun, jumlah anak-anak yang kami bina lebih kurang sebanyak 160 orang.

Setiap minggunya jumlahnya terus bertambah jumlahnya. Untuk lokasi bimbingan ada di dua titik, yakni di Jalan Air Bersih Kelurahan Batang Beruh dan di Desa Hutarakyat. Dalam kegiatan membimbing anak-anak tersebut, YRM tidak memungut biaya sepeser pun alias gratis. Itu dilakukan karena mayoritas anak-anak yang dibimbing dari kalangan keluarga ekonomi marjinal atau pra sejahtera, bukan ada yang yatim piatu. “Kami melihat bahwa anak-anak ini memiliki motivasi belajar yang sangat tinggi, tetapi sebelumnya tidak ada pendampingan,” ujarnya

Dengan kesibukan para orang tua anak-anak yang berprofesi sebagai petani, buruh kasar dan pedagang. Para orang tua menjadi kurang perhatian, kurang memberi kasih sayang dan tidak ada yang memotivasi anak-anaknya. Akibat anak-anak tersebut kurang perhatian, kurang kasih sayang, sehingga anak-anak tersebut bisa terjerumus dalam kenakalan dan suka berkata kata tidak sopan, karena ketergantungan gadget dan hidup tidak sehat.

Disampaikan Redi, tim YRM selalu memotivasi anak-anak dengan bertanya cita-cita mereka kelak. Saat itu ditanyakan dengan semangat anak-anak, “Cita-cita mereka sangat luar biasa, dan yang menjadi pertanyaan bagaimana agar bisa terwujud apabila tidak ada dukungan dan motivasi,” ungkap Redi.

Dengan program ‘Merdeka Belajar’, anak-anak sekolah lebih dituntut lebih. Mau tidak mau, anak dipaksa untuk belajar tambahan. Untuk belajar tambahan dibutuhkan biaya belajar les atau bimbingan belajar sangat lah mahal berkisar 50 ribu-400 ribu.

Padahal Untuk mencukupi kebutuhan keluarga saja, para orang tua anak-anak harus bekerja keras. Dalam UUD 1945 menyatakan, ‘Setiap Warga Negara berhak mendapatkan Pendidikan. ”Kita melihat benar mendapatkan pendidikan, tapi belum tentu mendapatkan kualitas pendidikan yang baik,” tuturnya.

Kualitas pendidikan adalah salah satu penunjang terwujudnya cita-cita anak-anak. Secara pribadi Redi sedih melihat kondisi anak-anak sekarang. Dimana ada anak-anak kelas 6 SD belum tau membaca. “Berangkat dari kesedihan itu, kami mencoba membuat gerakan kerelaan hati untuk membangun Dairi,” terangnya.

Dengan program bimbingan yang diberikan para orang tua anak-anak menyampaikan, terimakasih kepada seluruh tim YRM Dairi yang memberikan hatinya kepada anak-anak mereka. “Kami para orang tua mengucapkan terimakasih, karena telah memberikan kasih sayang, pelukan, dan motivasi kepada anak -anak kami,” ungkap Pak Silaban salah satu orang tua anak-anak bimbingan. Para orang tua berharap program belajar gratis ini terus berjalan. (K.Ujung/W.Angkat)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1