27 C
Medan
Kamis, Mei 21, 2026
BerandaKriminalKeselamatan Terancam, Sekertaris PJTK Adukan Calon Bupati Karo "Botar" ke Polres Karo

Keselamatan Terancam, Sekertaris PJTK Adukan Calon Bupati Karo “Botar” ke Polres Karo

Date:

Berita Terkini

Diduga Mengandung Etomidate, Belasan Vape Liquid Disita Polda Sumut 

Medan, JournalisNews.com  — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara...

Dua Pelaku Pencurian Motor Dinas Kodim Pasrah Diciduk Polres Pematangsiantar 

Pematangsiantar, JournalisNews.com — Gerak cepat jajaran Polres Pematangsiantar kembali...

 

Karo, JournalisNEWS.com – Bakal calon Bupati (Bacabup) Karo 2024, Bobby Tarigan yang lebih dikenal dengan “Botar” Senin (12/6/2023) sekitar pukul 10:00 Wib dilaporkan ke Polres Tanah Karo Jalan Veteran Kabanjahe.

Pasalnya, bakal cabup ini diduga mengancam warga bernama Jhon Junaidy Ginting (46) warga Jalan Samura Komplek Latersia Kelurahan Gung Negeri Kecamatan Kabanjahe pada hari Minggu (11/6/2023) sekitar pukul 20:30 Wib, tepatnya di area Masjid Taufiq Jalan Samura Kecamatan Kabanjahe.

Adapun kejadian menimpa Jhon Junaidy Ginting yang juga menjabat sebagai Sekertaris Persadan Journalis Tanah Karo (PJTK), maka diapun tidak tinggal diam sehingga mengadukan permasalahan ini didampingi Ketua PJTK Kabupaten Karo Amry KS. Pelawi didampingi beberapa anggota PJTK.

Dijelaskan Jhon Junaidy seusai menyerahkan berkas laporannya kebagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) Polres Karo, bahwa dia datang ke rumah saya berlagak preman dan terkesan arogan. “Dia datang dikawal 2 orang pria berbadan tegap sambil marah-marah, dimana saat itu hanya istri dan anak bungsu saya di dalam rumah, sedangkan saya di luar rumah. Sambil nada keras dan tidak mempedulikan, Boby Tarigan menanyakan,”ini rumah Jhon Ginting dan dijawab oleh anak saya bernama Shella Beru Ginting (12), ia pak ada apa. Namun Bobby Tarigan (Botar) menanyakan dimana dia katanya sehingga anak saya trauma pada saat itu cuma anak saya sendiri di rumah,”jelas Jhon Ginting.

Disambungnya lagi, saat ditanya, Shella menjawab “bapak ada di masjid”, sambil mengirim pesan singkat WhatsApp ke saya dan mengatakan,”pak ada 3 orang pria berbadan tegap yang mencari bapak, dia tadi marah- marah,”katanya. Karena saya tidak berada di dalam rumah, Bobby Tarigan bersama dua orang temannya pergi dan mendatangi saya ke Masjid Taufiq.

Adapun awal pengancaman dari Bobby Tarigan terhadap diri saya bermula ada panggilan telepon masuk ke HP saya yg tidak saya dikenal dengan No HP 0895367040208 sekitar Pukul 20:39 Wib dan mengaku Bobby Tarigan menanyakan keberadaan saya dengan bahasa agak kasar “ija engko, ngerana ateku ras engko,” (Dimana kau, saya mau bicara dengan kau),” ujar John menirukan ucapan Bobby Tarigan dari teleponnya.

Karena tidak ada curiga dan masalah pun tidak ada sama sekali sehingga Jhon Junaidy Ginting mengatakan dirinya berada di kedai kopi Terus Jaya dekat masjid tersebut dan Bobby pun langsung datang. Begitu tiba, Bobby Tarigan memanggil saya dan mengatakan,”ayo ke Polres kita bicara dan memaksa saya untuk masuk ke dalam mobilnya sembari mengancam “Ku ntek ko kar”‘ (Ku hantam kau nanti), kata Bobby Tarigan kepada saya.

Karena keselamatan jiwa saya terancam di tangan Bobby Tarigan, saya tidak mau masuk ke dalam mobilnya, karena saya juga bawa mobil. “Saya terus dipaksa Bobby Tarigan keluar dari warung tersebut sehingga saya keluar dan dia mengancam saya. Sampai saat ini anak saya Shella Beru Ginting masih was-was dan trauma sehingga tidak berani keluar dari rumah dan saya harapkan agar kasus ini secepatnya diproses Polres Karo secara hukum yang berlaku,”ujar Jhon Juneidy Ginting. (Charles Sitanggang)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1