32 C
Medan
Senin, Juni 1, 2026
BerandaDaerah"Untuk Menebus Obat Terasa Sulit", Di Luar Sana Masih Terdapat Orang yang...

“Untuk Menebus Obat Terasa Sulit”, Di Luar Sana Masih Terdapat Orang yang Kurang Beruntung dan Perlu Campur Tangan Orang Lain Untuk Perbaiki Hidupnya

Date:

Berita Terkini

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Polres Pelabuhan Belawan Laksanakan Upacara Bendera

Belawan, JournalisNews.com - Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan Upacara Peringatan...

Ketua DPC PPPAD Tebing Tinggi Zulfikar Nasution Ajak Perkuat Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa

  Tebing Tinggi, JournalisNEWS.com - Momentum sakral peringatan Hari Lahir...

 

Nagan Raya, JournalisNEWS.com – Salah seorang tokoh Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, Cut Man Minggu, 9 Oktober 2022 menilai Tamin layak mendapat perhatian serius. Hal itu dapat dilihat langsung dari kondisinya secara kasat mata.

Apa lagi saat ini mengingat kondisi istrinya Nur Asmah yang mengalami gangguan pada ginjal. Karena itu, banyak pihak yang harusnya berkontribusi, membantu untuk meringankan beban keluarga itu.

Jika dilihat dari kondisi tempat tinggal yang terkesan kumuh dan terkesan tidak sehat yang artinya jauh dari kata layak tentu ini menjadi cermin, jika di lapisan bawah masih ada warga yang tinggal dengan kondisi memprihatinkan. Gubuk kecil, berdinding papan yang sebagian disisip dengan menggunakan seng seadanya. Tidak berbalut semen berasa dingin dan lembab.

Tamin yang hanya seorang pemanjat kelapa dan pekerja serabutan, pendapatannya jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Ditambah lagi istri yang kondisinya sakit. Saat menyambangi tempat itu, Nur Asmah yang sakit sambil menghapus air matanya menuturkan kalau terkadang untuk menebus obat seharga Rp 55.000,- terasa sulit.

“Saat saya di rumah sakit rawat inap, ayahnya harus jalan kaki dari rumah sakit di Ujong Fatihah ke rumah di Muko. Itu karena tidak ada sepeda motor, sepeda motor milik toke yang ada di rumah rusak dan tak ada uang untuk memperbaikinya,” ujarnya lirih.

Nur Asmah menceritakan kesulitannya, anaknya yang duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP) pernah bertanya untuk membeli ponsel, lataran untuk digunakan sekolah. Lantaran ketiadaan, Nur Asmah hanya menjanjikan kepada anaknya, jika nanti ayahnya mendapatkan rezeki lebih, ponsel itu akan dibelikan untuk keperluan sekolahnya.

Dalam hal ini Cut Man berharap agar Tamin dan keluarga segera diperhatikan. Lantaran di luar sana masih terdapat orang orang yang kurang beruntung dalam hidupnya dan perlu campur tangan orang lain untuk memperbaiki kehidupannya. (Didit)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1