Madina, JournalisNEWS.com – Julisman Gea (8), warga Desa Muara Batang Angkola Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menangis histeris setelah digigit monyet saat di perjalanan menuju sekolah SDN 043 Muara Batang Angkola, Jum’at (7/10/2022) pagi.
Julisman merupakan siswa kelas II SD. Ia pergi ke sekolah sendiri dengan berjalan kaki mengenakan atribut lengkap, tiba-tiba seekor monyet besar langsung menghampiri hingga mencakar dan menggigit beberapa bagian tubuhnya.
Camat Siabu, Syukur Soripada menceritakan sedikit kronologi yang menimpa warganya itu. Camat menyebut, jarak antara rumah Julisman ke sekolah cukup jauh dengan melewati hutan yang cukup rimbun. Kemudian, jarak rumah mereka dari perkampungan Muara Batang Angkola sekitar 2 kilometer tempat penduduk suku Nias.
“Sekitar pukul 06.00 WIB pagi dia (korban) pergi ke sekolah sendiri berjalan kaki, tiba-tiba monyet yang cukup besar menyerang sehingga luka luka pada bagian pelipis mata, lengan dan punggung. Ini merupakan peristiwa pertama di wilayah Kecamatan Siabu,” katanya, Sabtu (8/10/2022).
Syukur melihat, bagian tubuh yang sudah robek tersebut sudah ditangani oleh tenaga medis Puskesmas Siabu dengan cara dijahit. “Jumlah jahitan tidak saya hitung, namun itu puluhan karena banyak bagian tubuh yang robek,” ungkapnya. Julisman pada saat kejadian dalam keadaan sadar, setelah mendapat penanganan pihak medis, ia dan orangtuanya sudah pulang ke tempat kediaman di Muara Batang Angkola.
Untuk mengantisipasi kejadian yang serupa, Syukur Soripada mengaku sudah koordinasi dengan pihak personel Koramil 12 Siabu. Namun, pihak Koramil mengaku tunggu dulu karena harus ada izin senjata dari Danramil. “Maksud saya agar monyet itu diburu, namun anggota Koramil mengaku harus ada izin senjata dari Danramil, berkebetulan katanya Danramil sedang sakit dirawat di rumah sakit,”jelasnya (RG/ Akil)
