32 C
Medan
Selasa, Juni 2, 2026
BerandaDaerahBayi Lahir Tanpa Lubang Anus Butuh Bantuan

Bayi Lahir Tanpa Lubang Anus Butuh Bantuan

Date:

Berita Terkini

Patroli Dinihari Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Sepeda Motor Menggunakan Knalpot Blong

Pematangsiantar, JournalisNews.com - Tim khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsiantar...

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Medan, JournalisNews.com - Polda Sumatera Utara menggelar Operasi Kepolisian...

Madina, JournalisNEWS.com – Muhammad Alfa Rizki, anak pasangan Iskandar Muda (25) dan Rima Melati (25) warga Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, lahir dalam keadaan tidak normal seperti bayi pada umumnya.

Alfa Rizki lahir menderita penyakit dengan tidak memiliki lubang anus (Atresia Ani). Anak pertama dari pasutri Iskandar-Rima tersebut lahir sebelumnya pada Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 05.15 WIB kemarin pagi, melalui bantuan bidan di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina Sumatera Utara.

Pihak keluarga, Eka Sofyandi kepada wartawan melalui selular, Senin (11/7/2022) mengatakan, kondisi bayi saat ini belum dilakukan tindakan operasi di RSUD Adam Malik Kota Medan, karena alasan ruangan NICU sedang penuh. Ia berharap bantuan perhatian pemerintah daerah Kabupaten Madina. Menurutnya, Alfa Rizki harus segera dilakukan operasi.

Eka yang juga berprofesi sebagai wartawan di wilayah Kabupaten Madina itu juga menyebut kondisi ekonomi dari orangtua bayi kurang mampu untuk biaya pengobatan operasi di Rumah Sakit Swasta di Kota Medan. “Ruangan NICU katanya masih penuh di RSUD Adam Malik, sehingga operasi belum dapat dilakukan. Tapi, mirisnya enggak tau sampai kapan, gak ada kepastiannya, sementara kami keluarga tentu mengkhawatirkan kondisi keselamatan dari bayi,” katanya.

Saat ini kata dia, pihak keluarga sedang melakukan musyawarah untuk mengambil keputusan. Dari informasi yang diperoleh pihak keluarga apabila bayi ditangani di rumah sakit swasta, diperkirakan biayanya mencapai Rp30 Juta.

“Pihak keluarga sedang bermusyawarah, dari mana dapat biayanya apabila akan dibawa ke RS Swasta. Di satu sisi keluarga takut apabila tidak segera dilakukan operasi,” tuturnya, seraya berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Madina. Eka Menambah, pihak keluarga yang masih tinggal di rumah sakit dan berharap terus untuk Pemerintah Daerah untuk tanggap dalam hal ini. (Tim)

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Berita Daerah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

reisx.com reisx.com deneme1 canimx deneme1