Senin, September 27, 2021

Ketua DPRD Kota Medan : Beri Proses dan UNHCR Jangan Pilih Kasih Tangani Imigran

Must Read

Medan, JournalisNEWS.com – Menanggapi persoalan imigran yang sudah tinggal bertahun-tahun hingga belasan tahun di Kota Medan, membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hasyim, SE angkat bicara baru-baru ini di Kota Medan. 
Diketahui bahwa, hingga saat ini masih banyak refugees (pengungsi) yang menanti kejelasan dari United Nation High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk diberangkatkan ke negara selanjutnya agar dapat bekerja untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak lagi. 
Menurut hasil pantauan awak media, sejak bulan Juni hingga Juli 2021, tak sedikit imigran yang mengaku jika ada yang diberi janji saja tanpa adanya proses. Hal itu terjadi sebelum datangnya pandemi Covid-19 dan terkesan pilih kasih dalam menangani para imigran. 
Hasyim, SE yang juga politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga sudah mengetahui adanya kabar yang sempat beredar sebelumnya, bahwa ada seorang pengungsi bernama Aqila (57), asal Irak yang sudah 6 tahun tidak mendapatkan proses dan akhirnya mengalami sakit diabetes (kadar gula tinggi) akibat stres di tempat pengungsian.
“UNHCR tidak boleh lepas tangan, karena ini jadi tanggungjawab UNHCR dan harus konsisten terhadap penanganan persoalan masalah pengungsi dari Irak ini juga. Itu menjadi tanggungjawab penuh dari UNHCR. Jadi, tidak boleh ada alasan apapun mereka (UNHCR) seolah melepas tanggungjawab tersebut,” tegasnya, Senin (21/6/2021) lalu.
Untuk itu, Hasyim menghimbau, agar UNHCR harus bertanggungjawab dan jangan sampai ada lagi kabar bahwa ada pengungsi yang bunuh diri diduga stres karena tidak mendapatkan proses, seperti yang dialami Qasem Musa (30), pengungsi asal Afghanistan yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Rumah Detensi Imigrasi (Dudenim) 20 Oktober 2020 lalu.
“Jadi, kita himbau UNHCR dengan kewajiban dan kewenangan mereka itu harus sepenuhnya memberikan perhatian yang lebih baik lagi kepada pengungsi, khususnya dari Irak tersebut,” tegas Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini. (Halil)
Medan, JournalisNEWS.com – Menanggapi persoalan imigran yang sudah tinggal bertahun-tahun hingga belasan tahun di Kota Medan, membuat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Hasyim, SE angkat bicara baru-baru ini di Kota Medan. 
Diketahui bahwa, hingga saat ini masih banyak refugees (pengungsi) yang menanti kejelasan dari United Nation High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk diberangkatkan ke negara selanjutnya agar dapat bekerja untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak lagi. 
Menurut hasil pantauan awak media, sejak bulan Juni hingga Juli 2021, tak sedikit imigran yang mengaku jika ada yang diberi janji saja tanpa adanya proses. Hal itu terjadi sebelum datangnya pandemi Covid-19 dan terkesan pilih kasih dalam menangani para imigran. 
Hasyim, SE yang juga politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga sudah mengetahui adanya kabar yang sempat beredar sebelumnya, bahwa ada seorang pengungsi bernama Aqila (57), asal Irak yang sudah 6 tahun tidak mendapatkan proses dan akhirnya mengalami sakit diabetes (kadar gula tinggi) akibat stres di tempat pengungsian.
“UNHCR tidak boleh lepas tangan, karena ini jadi tanggungjawab UNHCR dan harus konsisten terhadap penanganan persoalan masalah pengungsi dari Irak ini juga. Itu menjadi tanggungjawab penuh dari UNHCR. Jadi, tidak boleh ada alasan apapun mereka (UNHCR) seolah melepas tanggungjawab tersebut,” tegasnya, Senin (21/6/2021) lalu.
Untuk itu, Hasyim menghimbau, agar UNHCR harus bertanggungjawab dan jangan sampai ada lagi kabar bahwa ada pengungsi yang bunuh diri diduga stres karena tidak mendapatkan proses, seperti yang dialami Qasem Musa (30), pengungsi asal Afghanistan yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Rumah Detensi Imigrasi (Dudenim) 20 Oktober 2020 lalu.
“Jadi, kita himbau UNHCR dengan kewajiban dan kewenangan mereka itu harus sepenuhnya memberikan perhatian yang lebih baik lagi kepada pengungsi, khususnya dari Irak tersebut,” tegas Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini. (Halil)

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Ops Yustisi Personil Polres dan Polsek Labuhan Ruku 5 Orang Dihukum Push Up

  Batu Bara, JournalisNEWS.com - Polres Batu Bara dan Polsek Labuhan Ruku dan Sat Pol PP laksanakan Operasi Yustisi secara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img